APOLOGI SEMU

Oleh Didit Tri Putranto


Hhhmmm..
Banyak hal yang semestinya bisa diulang.
Merotasi waktu yang melulu begitu, aku dan kamu.
Pada setiap kata yang kau pilih untuk menjadi kita
Mencumbu waktu agar sama-sama menjadi romansa bersama, namun selalu mencibir dengan rindu yang tak berujung temu.

Hhhmmm..
Masih berharap, satu persatu rangkaian kata kita susun
Menggubah makna menjadi kentara dan nyata bahwa asa itu selalu ada bagi mereka yang percaya.
Dengan pandangan yang tertuju pada titik yang sama, detak yang seirama dan senada
Mungkin semua bukan hanya sebatas gumam yang selama ini menggema.

Aku tidak mencoba berapologi tentang kau dan aku yang (mungkin) menjadi kita
Mungkin iya, banyak hal mengambang tak jelas menjadi pembatas
Jarak dan waktu diujung mata yang semakin samar, namun sekilas senyum ampuh menjadi peluruh, hingga semuanya hanyalah tipis layaknya seutas benang terjuntai

Siapa yang akan menjadi subjek?
Kau atau aku?
Atau mungkin kita?

Hhhmmm, semoga sama-sama bisa dirangkai bersama.


Tulisan ini telah lulus review oleh editor dan layak publish.
Copyright © Al Right Reserved 2020
Writing Prodigy Academy

Facebook Comments
Latest posts by Writing Prodigy (see all)
Baca juga :  Menua Bersama

Leave a Reply

Your email address will not be published.