CINTAKU KLEPEK-KLEPEK KARENA DIA

Sea Woelandary
Follow me
Latest posts by Sea Woelandary (see all)

Masih kuingat kejadian empat bulan lalu. Saat proses ta’aruf berlangsung, kuberanikan bertanya tentang suatu hal yang selama ini menjadi kekuranganku.

“Mas, aku nggak bisa masak. Apa kamu masih mau melanjutkan ta’aruf ini?”

“Dek, aku nyari calon istri, bukan juru masak. Cukup kau buat diri ini klepek-klepek tiap harinya, bisa dipastikan aku sudah tenteram.”

Seketika semburat merah jambu mewarnai pipi. Bagaimana tidak? Baru kali ini, kutemukan pria seromantis dirinya.

Pernikahan kami memang tidak digelar secara istimewa. Hanya prosesi akad. Itu pun kami sekadar mengundang keluarga inti dan beberapa tetangga dekat.

Saat malam pertama tiba, sungguh aku hanya mampu mengernyitkan dahi berkali-kali.

‘Gimana caranya bikin Mas Zaki klepek-klepek, ya?’

Ide cemerlang tiba-tiba menghampiri saat kulihat pisau yang masih menyilaukan mata. Ummi bilang, sih, habis diasah.

Kubawa saja ke kamar pengantin. Terlihat Mas Zaki baru saja menunaikan sholat.

Usai sholat, dia membaringkan tubuhnya di ranjang. Wajahnya tampak kuyu.

“Mas kecapean, ya, usai acara tadi?”

“Iya, nih. Padahal yang datang juga gak bejibun.”

“Mau Adek pijitin?”

“Boleh. Ah, pengertiannya wanita sholihah ini.”

Dia tersenyum lebar dan mengacak kerudungku.

Baca juga :  KADO ISTIMEWA DI HARI SWEET SEVENTEEN

“Aduh, Mas. Jadi rusak deh penampilanku,” ucapku. Pura-pura sewot.

Ngambekan, ih. Bidadari ini.”

Lagi-lagi … semburat merah jambu menempel di pipi.

“Mas. Aku belum pernah melakukan hal romantis pada pria manapun. Tapi untuk malam ini, aku coba, ya. Maaf kalau amatiran. Insyaallah apa yang kau mau saat ta’aruf itu, kutunaikan.

“Makasih, ya, sayang.”

Lalu, segera saja kueksekusi apa yang telah kupikirkan selama ini. Alhamdulillah, semua berjalan lancar.

Hingga esoknya, Ummi nanya, “Za, suamimu mana? Udah bangun, kan? Ajak sarapan dulu.”

“Naza lagi ngupas apel, Mi. Boleh minta tolong, Mi? Ummi yang panggil Mas Zaki, ya.”

“Duh. Nih anak malasnya kumat!”

Aku hanya nyengir sambil mengacungkan telunjuk dan jari tengah membentuk huruf v.

“Nazaaaaa!” Tiba-tiba Ummi berteriak dari arah kamarku dan Mas Zaki.

Tergopoh. Aku bergegas menghampirinya.

Kenapa, Mi?”

“Suamimu meninggal. Siapa yang melakukannya? Lihat! Genangan darah itu belum kering, lho. Kamu tidak tahu? Kalian tidak sekamar semalam?”

Ummi memberondongku dengan banyak pertanyaan. Ekspresi wajahnya sungguh sulit kuungkapkan.

Aku pun menjawabnya dengan santai.

“Dulu, saat ta’aruf, kan, Mas Zaki pengennya dibikin klepek-klepek sama Naza. Naza berpikir keras, dong, gimana caranya. Nah, semalam pas ke dapur, Naza lihat pisau tergeletak. Sepertinya tajam. Naza pakai aja tuh pisau buat menggorok leher Mas Zaki. Habis itu … dia klepek-klepek. Berhasil, kan, Mi?”

Ummi pingsan. Di saat yang bersamaan, ternyata Abi sudah di belakangku. Membalikkan tubuhku. Dan … mendaratkan telapak tangannya di pipiku. Panas kurasa menjalar di kedua bakpao buatan Tuhan.

Salahku apa?


Facebook Comments

12 Comments

  1. Unquestionably believe that which you said. Your favorite reason appeared to be on the net the simplest thing to be
    aware of. I say to you, I definitely get annoyed while people
    consider worries that they just do not know about.
    You managed to hit the nail upon the top as well as defined out
    the whole thing without having side effect , people can take a signal.
    Will likely be back to get more. Thanks

  2. Ahaa, its nice conversation concerning this paragraph at
    this place at this web site, I have read all that, so now me also commenting at this place.

    Feel free to surf to my site: informatycy.info

  3. I feel this is one of the such a lot significant information for me.

    And i’m satisfied studying your article. However want to observation on few basic things, The site style
    is wonderful, the articles is in reality nice : D. Just right task,
    cheers

    My site situstogelterpercaya.net

  4. It is perfect time to make some plans for the future and it is time to be happy.

    I have read this post and if I could I wish
    to suggest you few interesting things or advice.
    Perhaps you can write next articles referring to this article.
    I desire to read more things about it!

  5. WOW just what I was looking for. Came here by searching for fastest way
    to lose 20 pounds

    Feel free to surf to my webpage :: marketing online – Daniel

  6. Thanks for your personal marvelous posting! I genuinely enjoyed reading it, you could be a great author.I will remember to bookmark your blog and will eventually come back at some point.
    I want to encourage continue your great job, have a nice afternoon!

    Review my webpage … Pinnacle Science Testo Boost, Annetta,

Leave a Reply

Your email address will not be published.