UNTUKMU PEJUANG KESEHATAN

Oleh RH


Entah dari mana harus kumulai merangkai kata
Setiap hurufnya, terasa berat bagiku untuk menuliskannya
Aku ragu, kata yang kugoreskan dengan campuran air mata ini belum bisa mewakili rasa yang ada
Tapi, akan kucoba agar semua asa menjelma jadi doa

Terima kasih, wahai Pahlawan Kesehatan
Kalian telah berdiri di gugus terdepan
Bukan sekadar melakukan pekerjaan
Tapi, berjuang melawan virus mematikan

Terima kasih, Pejuang Kesehatan
Kalian tinggalkan keluarga demi perlawanan
Ya, perlawanan yang tak kenal belas kasihan
Perlawanan, yang bisa saja berujung kematian

Untukmu, Pejuang Kesehatan
Aku akan selalu doakan kebaikan
Bukan sekadar ucapan
Tapi, senantiasa kuhadirkan dalam setiap sujud dan salam

Untukmu, Pejuang Kesehatan … akan selalu kukenang
Betapa ragamu tidak pernah lelah berjuang
Bahkan, sampai maut menjelang
Engkau tetap tak turunkan semangat juang

Apa yang bisa kulakukan untukmu, Pejuang Kesehatan?
Aku adalah rakyat kecil, yang hanya bisa berdoa pada Tuhan
Agar kalian senantiasa dalam perlindungan
Karena kematian mengintai setiap siang dan malam

Entah berapa kali mataku meneteskan air mata
Bukan karena aku takut virus corona
Tetapi, sedih melihat kalian harus terpisah dengan keluarga
Karena harus menyelamatkan ribuan nyawa
Ya, bertatap muka hanya lewat dunia maya dan jendela

Duhai, betapa sedihnya hanya bisa membantu kalian lewat untaian doa
Duhai, betapa malangnya diri ini, sehingga membuat jiwa kalian menderita
Duhai, ruginya diri ini bila harus membuat hati kalian terluka
Duhai, betapa malunya diri ini, bila terlihat abai terhadap virus pembawa petaka

Semoga perjuangan kalian dibalas dengan sebaik-baik balasan

(Medan 6 April 2020)


Facebook Comments
Latest posts by Writing Prodigy (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published.