WAJAH NAN RUPAWAN

Althafunnisa Maulida
Follow me
Latest posts by Althafunnisa Maulida (see all)

Sekilas melihat wajahmu selalu sendu
Seolah tiada beban di pundakmu
Terkadang ku terkikis dengan celotehmu
Ku tahu itu lelahmu

Setiap bergantinya tahun
Sujudku memohon ampun
Supaya kau dipanjangkan umur
Walau tanah liat menjadi lumpur
Kau tetap pahlawan tempur
Jasamu tak akan luntur

Pantaskah ku menyebutmu ibu
Sesekali beranggapan lain terhadapmu
Sekilas benak berkecamuk
Hatiku remuk
Perasaan campur aduk
Tanpa perduli sedang tersaruk

Betapa mulianya julukanmu
Kini ku miliki gelarmu
Apakah benar aku seorang ibu ?
Ku belajar banyak darimu
Walau mungkin kau tak menyadari itu
Ibu, Izinkan aku mencoba melangkah
Untuk bertindak tanpa meresah
Ku pinta restu sebagai hadiah
Demi menjalankan amanah

(Salatiga, 6 Mei 2020)


Tulisan ini telah lulus review oleh editor dan layak publish.
Copyright © Al Right Reserved 2020
Writing Prodigy Academy

Facebook Comments
Baca juga :  CINTA BUKANLAH KITA

12 Comments













Leave a Reply

Your email address will not be published.