PENULIS TERKAYA DI DUNIA

Ns. Satya Putra Lencana RN
Follow me

Siapa yang tak kenal atau menonton Film Harry Potter? Rasanya, setiap orang sudah familiar dengan film terkenal yang satu ini, ya minimal pernah mendengarnya. Film yang diangkat dari novel Harry Potter ini, ternyata menyimpan banyak kisah yang begitu sulit dan penuh perjuangan.

Adalah seorang Joanne Rowling atau dunia mengenalnya J.K Rowling, author di balik semua novel itu. Meski sempat terpuruk dan mengalami berbagai penolakan dari penerbit, akhirnya takdir menemukan ke salah satu penerbit yang menjadi awal mula novel ini booming sejagad raya.

Pada tahun 1965 di Kota Gloucesterahire, Inggris seorang bayi perempuan lahir dari seorang enginer penerbangan bernama Joanne. Gadis kecil ini tumbuh besar bersama keluarga kecilnya dan ketika ia berusia 14 tahun, ia hijrah bersama keluarganya ke daerah pedalaman (luar kota) Inggris dan memulai kehidupan baru di sana.

Sejak masa kecilnya, Joanne suka menulis cerita pendek. Sehingga dia menulis kisah tentang peri dimana dia biasa menceritakannya ke adiknya yang dua tahun lebih muda darinya. Bagi Joanne, menulis hanya sekedar hobi sampingan dimana dia tidak mencurahkan seluruhnya untuk mengembangkannya. Di sisi lain, tidak ada dukungan dari keluarga karena masalah orang tuanya.

Joanne sekolah hingga mencapai tahap perguruan tinggi. Dia memilih bidang jurusan Bahasa Prancis dan dia ingin masuk ke Universitas Oxford namun tidak tercapai. Dia kuliah Bahasa Prancis di Universitas Exeter sampai lulus. Dia bekerja sebagai peneliti dan sekretaris, namun dia selalu memanfaatkan waktu luangnya untuk mengembangkan hobinya dengan menulis beberapa novel dan cerita pendek.

Di usia 26 tahun, ibunya yang masih berusia 45 tahun meninggal dunia karena Histopatologi. Jiwanya terguncang, mengalami frustasi dan menjadi isolasi sosial. Ketika di suatu perjalanan keretanya dari Manchester ke London, perjalanannya mengalami keterlambatan selama 4 jam sehingga dia memanfaatkan waktu tersebut untuk menulis novel terkenalnya, “Harry Potter”. Jadi, dia memulai novelnya dari perjalanannya di kereta itu. Ketika ia sampai rumah, dia keasyikan menulis sehingga dia melengkapi tulisanya lamanya yang pernah ditulis sebelumnya dengan mesin ketik dahulu.

Karena kehilangan adalah suatu hal yang sulit, lebih khusus kehilangan seorang ibu, membuat Joanne memilih keputusan yang sulit; Hijrah ke Porto, Portugal untuk mengajar Bahasa Inggris. Disana, ia temukan jodohnya, kemudian menikah dan dikarunia seorang bayi perempuan yang cantik, Jessica namanya. Sayangnya, pernikahan tersebut tak bertahan lama sehingga dia lebih memilih bercerai karena kekerasan/penganiayaan yang sering dilakukan suami terhadapnya.

Setelah itu, dia hijrah ke Skotlandian supaya lebih dekat dengan saudara perempuannya dan menangguhkan novelnya “Harry Potter.” Joanne mengalami frustasi dan depresi berat sehingga dia memutuskan untuk bunuh diri. Dia merasa menjadi orang yang paling gagal di dunia karena rumah tangganya yang hancur, tidak bekerja dan memiliki seorang bayi yang perlu diasuh. Namun, meskipun dia mengalami frustasi yang begitu berat dari ini semua, dia masih tetap percaya pada kemampuannya dan menaruh harapan untuk masa depan. Dia juga yakin pada mesin ketik tuanya yang sering dia bawa dimana nafas-nafas harapannya ada disetiap ketikan naskah yang dihasilnya dengannya.

Baca juga :  DI BALIK ISTILAH REVIEW BUKU

Joanne sangat miskin, dia menerima subsidi bantuan kesejahteraan sampai dia mendapatkan pekerjaan sebagai Guru Bahasa Prancis dengan gaji yang kecil. Dia hidup dalam keadaan ekonomi yang sangat sulit dimana harus membayar tanggungan biaya harian dan bulanan. Bahkan, terkadang dia tak mampu membayar tagihan listrik.

Joanne tetap fokus dan konsisten menyelesaikan novelnya, “Harry Poter”. Dia sering keluar jalan-jalan menggendong bayi mungilnya ke atas kereta anak-anak dan pindah dari cafe satu ke cafe lainnya demi menyelesaikan dan mengumpulkan part-part dari novelnya dengan mesin ketiknha itu.

Pada tahun 1995, Joanne Rowling menamatkan Part novel terkenal pertamanya dan menawarkan ke penerbitan, tetapi semuanya membuahkan penolakan hingga 12 penerbitan. Tetapi, Joanne tetap yakin dan bertekad kuat untuk mencapai mimpinya dan menerbitkan novelnya itu. Setelah setahun mengalami penolakan akhirnya novelnya diterima oleh penerbit yang ke 13 dengan tawaran £ 1500. Keberuntungan itu bertepatan pada usia 8 tahun anak perempuan sang pemilik penerbitan yang memberinya novel untuk menasihatinya dengan pendapatnya. Dia mengagumi novel itu dan segera menanyakan ayahnya Part 2 dari novel tersebut.

Penerbit itu menyetujui menerbitkan novel itu dengan syarat Joanne tidak boleh menuliskam nama lengkapnya karena dia tidak dikenal dan mungkin karena sulitnya untuk menerbitkan novel itu. Joanne menyetujui dan akhirnya novel pertamanya dicetak.

Pada Juni 1997, penerbit mencetak seribu eksemplar novel perdana itu dengan judul “The Philoshopher’s Stone”, setengahnya dikirim ke berbagai toko buku. Setelah lima bulan, buku novel tersebut mememangkan penghargaan Nestle Smarties Book Prize dan Book of The Year Award untuk kategori penghargaan bergengsi Buku dalam Bahasa Inggris. Di awal tahun 1998, sebuah ajang pelelangan umum di gelar di Amerika untuk meraih hak cipta novel tersebut. Akhirnya sebuah perusahaan memenangkan lelang tersebut dengan nilai 105.000 Pounds (lebih dari Rp. 1,8 Milyar). Joanne Rowling mengungkapkan bagaimana perasaannya bahwa, “Dia hampir mati dari rasa kebahagiaan ketika dia mendengar berita tersebut!”

Hari ini, merk dagang Harry Potter diperkirakan mencapai lebih dari 15 Milyar Dollar (lebih dari Rp. 211 Triliun). Kisah novelnya dilanjutkan hingga 7 Part dengan 4.195 halamandan telah diterjemahkan ke dalam 65 bahasa di seluruh dunia. Ketujuh part tersebut telah terjual lebih dari 400 juta eksemplar dan empat part terakhir dari tujuh part tersebut menjadi buku paling cepat terjual di dunia menurut Wikipedia.

Joanne Rowling

Joanne Rowling sekarang telah menikah lagi dan dikaruniai tiga orang anak. Majalah terkenal Forbez menyatakan bahwa keuntungan dia lebih dari 1 Milyar Dollar, dan fakta tersebur menempatkannya sebagai penulis terkaya di dunia. Pada tahun 2010, dia terpilih sebagai “The Most Influential Woman in Britain” (Wanita Paling Berpengaruh di Inggris).


DAFTAR PUSTAKA

Khuzayyim, S. M (2019). InspirersKing Fahd National Library Catalogin in Publication Data. 143 p. Adab Book : Damam


Kisah ini diterjemahkan dari Buku Inspirers karya Saleh Mohammed Alkhuzayyim – Best Seller International
Copyright © Al Right Reserved 2020
Writing Prodigy Academy

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.