PERNAH

Nuramei
Latest posts by Nuramei (see all)

Percaya?
Kita pernah sebuana
Pernah seatap dalam rumah tangga
Senada saling berbagi suka maupun duka

Percayakah engkau?
Aku pernah tertidur dalam dirimu
Pernah menjadi sekepal daging pada bantalan empuk tubuhmu
Senapas denganmu

Percayalah!
Tanpa pernah member putih cintamu aku lenyap sudah
Pernah ditunjuk Tuhan pada pelukmu adalah anugrah
Sebentuk makhluk tak berdaya kau izinkan bertumbuh

Percayalah ibu!
Bagaimanapun pernah aku berbuat semena-mena terhadapmu
Pernah tak menghargai kasih sayangmu
Sesal hamper membunuhku

Percayalah Tuhan
Dia pernah karena hadir aku bersujud syukur penuh kebahagiaan
Pernah juga ada kumembuatnya kepayahan, senantiasa berada dalam kondisi sangat lemah, hatinya terasa resah, bahkan keringat dan darah menyimbah penderitaan
Setimbalkah dengan kumemberinya balasan?

Percaya
Tidak pernah sepadan sekalipun air laut menjadi tinta dan pepohonan sebagai pena
Pernah kutatap lekat wajahmu, namun kini hanya namamu saja di pusara
Seandainya masih di sampingku, ingin rasanya memeluk dan berujar seribu maaf atas segala khilaf dan dosa


Facebook Comments
Baca juga :  TERGADAI DENGKI

Leave a Reply

Your email address will not be published.