Jenis-Jenis Puisi Lama dan Modern

Nuramei
Latest posts by Nuramei (see all)

Hai Teman Nura .…

Sudah nggak asing lagi dengan yang namanya puisi, ‘kan? Akan tetapi,, yakin sudah kenal bae?

Semasa mengenyam pendidikan di bangku sekolah, Teman Nura pasti pernah diajarkan tentang puisi. Tidak hanya sekadar diperkenalkan, tetapi juga diberi panggung menampilkan hasil karya puisi yang telah dibuat secara khas ala Teman-teman. Sedikit banyaknya, apakah teman sudah paham tentang seluk-beluk puisis? Atau apakah ingatan itu masih lekat tidak hanya di kepala, tetpi juga mengikat dalam perasaan? Kita nostalgia aja, yuk!

APA ITU PUISI?

Saat Nura bertanya tentang apa itu puisi, setiap kepala temn-teman pasti memiliki definisi berbeda-beda. Sah-sah saja, sebab semua orang berhak memiliki pandangannya masing-masing. Nah, menurut Nura, puisi merupakan rangkaian kata yang dapat memunculkan ragam penafsiran rasa tertentu dari setiap pembaca. Hal tersebut disebabkan karena puisi terhimpun dari diksi hasil ungkapan hati yang sangat pribadi atau buah imajinasi yang disusun sedemikian rupa sehingga makna yang dilahirkan tidak hanya satu makna saja.

Puisi merupakan karya sastra yang berbeda dengan jenis karya sastra lainnya. Misalnya saja novel yang penyampaian alurnya dapat dipahami satu makna oleh setiap orang, puisi dapat menimbulkan berbagai persepsi terhadap maksud yang dituliskan oleh penulis. Setiap penulis bebas menuangkan rasa apapun dalam tulisannya.

Barangkali diantara Teman-teman sudah pernah atau sering meluapkan tinta-tinta indah dalam bait puisi, namun pernah tidak bertanya, “Puisi ini masuk pada jenis puisi apa, ya?”. Kalau Nura, sih, pernah. Dari sumber yang Nura baca, klasifikasi puisi banyak jenisnya. Berikut ini rangkuman jenis puisi yang umumnya kita temui. Agar lebih mudah dalam memahami, berikut dua pembagian jenis puisi, berdasarkan bentuk dan alirannya :

A. Puisi Berdasarkan Bentuknya

  1. Mantra
    Mantra adalah puis yang sangat tua. Dalam masyarakat Melayu, awalnya mantra tidak dianggap sebagai karya sastra. Mantra adalah semacam doa yang lebih banyak berkaitan dengan adat dan kepercayaan. Contoh :

Assalamualaikum putri satulung bersar
Yang beralun berilir simayang
Mari kecil, kemari
Aku menyanggul rambutmu
Aku membawa sadap gading
Akan membasuh mukamu

  1. Pantun
    Pantun termasuk puisi lama yang merupakan puisi asli Indonesia. Dalam menulis pantun, ada aturan bakunya. Ciri-ciri pantun adalah sbb:
  • satu bait terdiri atas 4 baris
  • berima a-b-a-b atau a-a-a-a
  • baris pertama dan kedua disebut lampiran
  • baris ketiga dan keempat disebut isi
  • tiap baris terdiri atas 8-12 suku kata

Contoh :
Pakai sandal lupa sebelah
Dilirik orang disangka orang gila
Bertindaklah dengan berpikir jernih
Agar hidup tidak sengsara

  1. Syair
    Syair termasuk puisi lama yang berasal dari Arab. Syair mempunyai aturan-aturan tertentu. Ciri-ciri syair adalah sbb :
  • satu bait terdiriatas empat baris
  • berima a-a-a-a
  • semua baris merupakan isi
  • biasanya berupa cerita

Contoh :
Hiduplah seorang putri
Wajahnya cantik alami
Anak raja dari tanah jawi
Putri Andita yang baik budi

  1. Gurindam
    Gurindam adalah puisi lama yang berasal dari Tamil (India). Gurindam mempunyai ciri-ciri sbb :
  • sajak akhir berima a-a, b-b, c-c, dst.
  • isinya berupa nasihat.
Baca juga :  PURNAMA MENGAMBANG

Contoh :
Kurang pikir siasat
Tentu dirimu akan tersesat

Barang siapa tinggalkan sembahyang
Bagai rumah tiada bertiang

  1. Puisi Naratif
    Puisi naratif adalah puisi yang menceritakan tentang sesuatu. Didalam puisi tersebut tedapat tokoh dengan segala wataknya, latar, dan amanat. Puisi naratif dapat juga menceritakan dongeng atau cerita rakyat. Contoh :

Joko Tarub
Di sebuah hutan belantara
Hiduplah seorang pemuda
Joko Tarub namanya
Sungguh tampan rupanya

Suatu ketika ia pergi ke sungai
Ia mendengar suara beberapa wanita
Jaka Tarub pergi menuju ke sungai
Sungguh ia takjub dan terkesima

Mereka adalah bidadari
Turun ke bumi untuk mandi
Jaka Tarub mengambil selendang sehelai
Nawang Wulan menangis tidak bisa kembali

  1. Puisi Lirik
    Puisi lirik adalah ungkapan perasaaan penyairnya. Puisi lirik tidak menceritakan sesuatu. Jenis puisi lirik umumnya paling banyak terdaat dalam khazanah sastra modern Indonesia. Misalnya puisi Aku Ingin karya Sapardi Djoko Damono.

Aku Ingin
Aku ingin mencintamu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

  1. Puisi Haiku
    Puisi Haiku adalah puisi asli dari Jepang. Puisi Haiku adalah salah satu contoh puisi lirik. Puisinya sangat pendek. Puisi Haiku mempunyai rumus 7-5-7. Artinya, pada baris perytama kalimat mengandung tujuh suku kata, baris kedua mengandung lima suku kata, baris ketika mengandung tujuh suku kata. Puisi Haiku ccok ditulis oleh rang-orang yang baru belajar menulis puisi. Contoh :

Si Putihku yang manis
Mengeong terus
Kuberi ia ikan

  1. Puisi Bebas
    Puisi bebas adalah puisi yang tidak terikat oleh aturan-aturan. Maksudnya, penulisan puisi tidak tidak terikat oleh persajakan, atau jumlah bait, atau jumlah bait.

B. Puisi Berdaarkan Alirannya

  1. Puisi Religi
    Puisi jenis ini hakekatnya merupakan puisi yag berisi tentang ratapan dan kepedihan penyair.
  2. Puisi Romance
    Jenis puisi ini merupakan luapan hati penyair terhadap sang pujaan/kekasih.
  3. Puisi Dramatik
    Puisi ini merupakan penggambaran dari perilaku seseorang, baik lewat lakuan dialog maupun monolog sehingga mengandung suatu gambaran tentang kisah tertentu. Contohnya puisi Kisah Seorang Nyumin oleh Jko Pinurbo.
  4. Puisi Satirik
    Puisi ini merupakan puisi yang mengandung sindiran atau kritik tentang kepincangan yang terjadi pada masyarakat entah dalam lingkung sosial, ekonomi, maupun politik.
  5. Puisi Fabel
    Puisi yang berisi tentang cerita kehidupan binatang untuk menyindir atau memberi tamsil kepada manusia. Tujuan fabel adalah memberikan ajaran moral.
  6. Puisi Deskriptif
    Puisi ini merupakan puisi yang menekankan pada impresi penyair atau realita benda, peristiwa, keadaan, atau suasana yang dinilainya menarik bagi seorang penyair. Puisi-puisi demikian biasanya beraliran impersinistik. Contoh puisi yang menyorot derita kemiskinan akut Indonesia, pada puisi Statis, Rembang Jember 2004.
  7. Puisi Platonik
    Puisi ini merupakan puisi yang sepenuhnya berisi tentang hal yang bersifat spiritual atau kejiwaan.
  8. Puisi Humor
    Puisi yang mencari efek humor baik dalam isi maupun sajaknya. Contoh :

SAHADAT

Aku bersaksi
Tak ada pangeran
Yang naik kuda
Selain pangeran dipanegara
Dan
Aku bersaksi
Tidak ada muhammad
Yang jago tinju
Selain Muhammad Ali

Di sana gunung di sana gunung, di tengah-tengahnya ada pulau Kalimantan , itulah pengenalan puisi yang dapat Nura paparkan. Alangkah baiknya jika teman-teman juga mengeksplore lebih banyak agar makin sayang sama si puisi.

SEMOGA BERMANFAAT ^^

Daftar Pustaka :
Suyatin, 2018. Mengenal Karya Sastra Indonesia. Mgetan: Telaga Ilmu Indocamp.
Wulan, Suryaning. 2009. Ayo menulis Puisi. Jakarta: PT. Mediantara Semesta.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.